Pendiri teori kelekatan yang berpendapat bahwa ikatan emosional yang dibentuk bayi dengan pengasuh utama pada masa awal kehidupan memengaruhi pola hubungan sepanjang hidup. Ia membuktikan secara ilmiah pentingnya kelekatan yang aman.
Pendiri psikologi behaviorisme yang berpendapat bahwa psikologi hanya boleh mempelajari perilaku yang dapat diamati. Eksperimen Little Albert-nya yang terkenal menunjukkan bahwa emosi pun dapat dipelajari.
Pendiri teori perkembangan kognitif yang membuktikan bahwa cara anak-anak memahami dunia berubah secara kualitatif seiring bertambahnya usia. Ia mengusulkan empat tahap perkembangan kognitif, mulai dari tahap sensorimotor hingga tahap operasional formal.
Jon Kabat-Zinn adalah pendiri program Pengurangan Stres Berbasis Mindfulness (MBSR) yang secara ilmiah mengintegrasikan tradisi meditasi Timur ke dalam kedokteran Barat. Ia memainkan peran kunci dalam memperkenalkan mindfulness ke dalam psikoterapi modern dan perawatan kesehatan.
Psikolog Amerika yang mendirikan terapi berpusat pada klien dan menekankan empati, ketulusan, dan penerimaan tanpa syarat.
Paul Ekman adalah otoritas dunia dalam penelitian emosi dan ekspresi wajah, yang secara ilmiah membuktikan bahwa emosi dasar bersifat universal melampaui budaya. Ia juga terkenal dengan penelitian deteksi kebohongan melalui analisis ekspresi mikro.
Psikiater Amerika pendiri terapi kognitif. Ia berpendapat bahwa pikiran otomatis negatif berperan sentral dalam depresi dan kecemasan, serta mengembangkan model kognitif yang menunjukkan bahwa mengubah pikiran dapat memengaruhi emosi dan perilaku.
Psikiater Swiss yang mendirikan psikologi analitik dan dikenal lewat konsep ketidaksadaran kolektif serta arketipe.
Bapak psikologi eksistensial Amerika yang memandang kecemasan sebagai bagian alami dari keberadaan manusia dan sebagai kekuatan pendorong pertumbuhan. Ia mengajarkan bahwa keberanian sejati adalah hidup menjadi diri sendiri meskipun dilanda kecemasan.
Dijuluki sebagai 'bapak psikologi kepribadian', beliau berusaha memahami kepribadian melalui sifat (trait) unik setiap individu. Beliau membuktikan secara ilmiah bahwa setiap manusia adalah makhluk yang unik.
Bapak linguistik modern yang berpendapat bahwa manusia dilahirkan dengan kemampuan bawaan untuk mempelajari bahasa. Ia memimpin revolusi kognitif melalui kritiknya terhadap behaviorisme.
Pendiri Terapi Perilaku Dialektis (DBT) yang mengembangkan metode pengobatan efektif untuk gangguan kepribadian ambang dan perilaku menyakiti diri sendiri yang kronis. Ia menekankan pendekatan dialektis yang menyeimbangkan penerimaan dan perubahan.
Viktor Frankl adalah pendiri logoterapi yang memandang pencarian makna hidup sebagai motivasi paling mendasar manusia. Ia membuktikan sendiri pentingnya pencarian makna melalui pengalaman ekstrem di kamp konsentrasi Nazi.
Erik Erikson adalah psikolog perkembangan yang mengajukan teori perkembangan psikososial. Ia berpandangan bahwa perkembangan manusia tidak berakhir pada masa kanak-kanak, melainkan berlangsung dalam delapan tahap sepanjang rentang kehidupan, dan ia juga memperkenalkan konsep identitas ke dalam psikologi.
Seorang psikolog yang meneliti hakikat kelekatan dan cinta. Melalui eksperimen monyet yang terkenalnya, ia membuktikan bahwa kontak fisik dan ikatan emosional sama pentingnya dengan kelangsungan hidup.
Pendiri psikologi positif yang secara ilmiah meneliti kekuatan dan kebahagiaan manusia. Ia menemukan konsep ketidakberdayaan yang dipelajari, dan mendedikasikan hidupnya untuk meneliti cara meningkatkan optimisme dan kesejahteraan.
Anna Freud (1895–1982) adalah psikoanalis Austria-Inggris yang menjadi pelopor psikoanalisis anak dan mensistematisasi mekanisme pertahanan ego, memperluas teori ayahnya Sigmund Freud.
Ivan Pavlov adalah seorang ahli fisiologi Rusia yang menemukan pengkondisian klasik. Melalui penelitiannya tentang sekresi air liur anjing, ia mengungkap prinsip-prinsip dasar pembelajaran dan membuktikan secara ilmiah bagaimana stimulus netral dapat memicu respons melalui asosiasi berulang.
Seorang psikolog sosial yang terkenal melalui Eksperimen Penjara Stanford. Ia menunjukkan betapa kuatnya situasi dan peran dapat mengubah perilaku manusia, dan kemudian mendedikasikan dirinya pada penelitian psikologi kejahatan dan heroisme.
Mary Ainsworth adalah peneliti utama teori kelekatan yang mengungkap tipe-tipe kelekatan aman dan tidak aman melalui eksperimen Situasi Asing. Penelitiannya menunjukkan bahwa hubungan dengan pengasuh di masa kecil memengaruhi pola hubungan sepanjang hidup.
Dokter anak dan psikoanalis asal Inggris yang menekankan pentingnya lingkungan pengasuhan dalam perkembangan emosional anak melalui konsep 'ibu yang cukup baik' dan 'objek transisional'.
Daniel Goleman adalah psikolog dan jurnalis sains yang memperkenalkan konsep kecerdasan emosional (EQ) kepada masyarakat luas. Ia menyampaikan pesan bahwa kecerdasan emosional lebih penting daripada IQ untuk kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup.
Wilhelm Wundt adalah psikolog Jerman yang mendirikan laboratorium psikologi pertama di dunia dan menjadikan psikologi sebagai ilmu pengetahuan yang mandiri. Ia dijuluki sebagai 'Bapak Psikologi Eksperimental'.
Solomon Asch adalah psikolog sosial yang terkenal dengan eksperimen konformitasnya. Ia membuktikan secara eksperimental bahwa orang cenderung mengikuti pendapat mayoritas meskipun pendapat tersebut jelas-jelas salah, dan mengungkap bagaimana tekanan sosial memengaruhi penilaian individu.
Tokoh besar dalam psikologi sosial dan psikoanalisis humanistik yang mengeksplorasi psikologi cinta dan kebebasan. Melalui 'Seni Mencintai', ia mengajarkan bahwa cinta sejati adalah kemampuan yang harus dipelajari dan dilatih.
Pelopor penelitian trauma psikologis yang mengusulkan konsep Gangguan Stres Pascatrauma Kompleks (Complex PTSD). Ia mengajarkan bahwa pemulihan dari trauma memerlukan tahapan keamanan, pengingatan, dan reconneksi.
Pendiri terapi Gestalt yang menekankan pengalaman dan kesadaran di 'sini dan sekarang'. Ia mengajarkan bahwa berfokus pada emosi di momen saat ini – bukan masa lalu atau masa depan – adalah kunci penyembuhan.
Pelopor ekonomi perilaku dan psikolog kognitif yang mengungkap bias sistematis dalam penilaian dan pengambilan keputusan manusia. Ia adalah psikolog pertama yang menerima Hadiah Nobel Ekonomi.
Dokter anak dan psikoanalis asal Inggris yang mengembangkan teori hubungan objek. Ia memperdalam pemahaman tentang perkembangan emosional anak melalui konsep-konsep seperti ibu yang cukup baik, objek transisional, serta diri sejati dan diri palsu.
Pelopor teori perkembangan moral yang menunjukkan bahwa kemampuan penilaian moral manusia berkembang secara bertahap. Ia memperluas teori perkembangan kognitif Piaget ke ranah moral.
Melanie Klein adalah pelopor teori hubungan objek yang mengungkap kekayaan dunia batin bayi dan anak kecil. Ia berpandangan bahwa anak-anak sejak usia sangat dini sudah mengalami emosi dan fantasi yang kompleks, yang bersifat menentukan dalam pembentukan kepribadian.
Stanley Milgram adalah psikolog sosial yang terkenal dengan eksperimen kepatuhan terhadap otoritas. Ia membuktikan bahwa orang biasa dapat menyakiti orang lain ketika diperintahkan oleh figur otoritas, dan juga dikenal dengan teori enam derajat pemisahan.
Seorang ilmuwan saraf yang mengusulkan Teori Polyvagal (Polyvagal Theory), yang mengungkap peran sistem saraf otonom dalam rasa aman dan koneksi sosial.
Psikolog Kanada-Amerika (1925–2021), pendiri Teori Pembelajaran Sosial. Eksperimen boneka Bobo-nya menunjukkan bahwa kita belajar melalui observasi, dan ia memperkenalkan konsep efikasi diri.
Psikolog Amerika (1913–2007) dan pendiri Terapi Perilaku Emosi Rasional (REBT). Ia mengusulkan model ABC yang menunjukkan bahwa keyakinan irasional — bukan peristiwanya — yang menyebabkan penderitaan emosional.
William James dijuluki sebagai 'Bapak Psikologi Amerika' yang meletakkan dasar psikologi modern melalui konsep arus kesadaran, teori emosi, dan filsafat pragmatisme.
Ia adalah pendiri terapi EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing, desensitisasi dan pemrosesan ulang melalui gerakan mata), yang membawa revolusi dalam penanganan trauma. Ia menemukan bahwa gerakan mata membantu memproses kenangan yang menyakitkan dan mengembangkannya menjadi metode terapi yang sistematis.
Howard Gardner adalah seorang psikolog yang mengusulkan teori kecerdasan majemuk, yang menunjukkan bahwa kecerdasan manusia bukan hanya satu jenis melainkan terdiri dari berbagai macam. Ia mengajarkan bahwa setiap orang memiliki kecerdasan unggulan yang unik milik mereka sendiri.
Psikiater Swiss yang mengembangkan tes bercak tinta (tes Rorschach) yang terkenal. Ia berusaha memahami psikologi batin seseorang melalui apa yang mereka lihat dalam gambar-gambar yang ambigu.
Ia adalah pendiri teori Aliran (Flow) yang meneliti secara ilmiah pengalaman optimal ketika seseorang sepenuhnya terserap dalam suatu aktivitas. Ia menemukan bahwa dalam keadaan aliran, orang mengalami kebahagiaan dan pencapaian tertinggi.
Seorang psikolog yang mengusulkan teori sifat kepribadian dan model kecerdasan cair-terkristalisasi. Dengan menggunakan teknik statistik analisis faktor, ia mengungkap 16 sifat sumber mendasar dari kepribadian.
Ia dijuluki 'ibu terapi keluarga' dan percaya bahwa pola komunikasi dalam keluarga memberikan pengaruh mendalam terhadap harga diri dan kesehatan mental setiap individu.
Psikiater Austria (1870–1937) yang mendirikan Psikologi Individual, menekankan perasaan inferior, perjuangan menuju superioritas, dan minat sosial sebagai dasar motivasi manusia.
Salah satu pendiri psikologi humanistik, terkenal dengan teori hierarki kebutuhan. Ia mengajukan bahwa kebutuhan manusia berkisar dari kebutuhan fisiologis hingga aktualisasi diri, dan menekankan potensi serta pertumbuhan manusia.
Pelopor psikologi pembelajaran yang mengusulkan hukum efek dan teori pembelajaran coba-coba. Ia membuktikan secara ilmiah bahwa perilaku yang mendapat hadiah cenderung diulang, sedangkan perilaku yang mendapat hukuman cenderung berkurang.
Sigmund Freud adalah pendiri psikoanalisis yang pertama kali mengeksplorasi dunia ketidaksadaran secara sistematis. Ia percaya bahwa hasrat dan konflik tersembunyi di kedalaman pikiran kita yang tidak kita sadari memengaruhi perilaku kita, dan berusaha memahami ketidaksadaran melalui teknik seperti interpretasi mimpi dan asosiasi bebas.
Pelopor penelitian tentang kematian dan sekarat yang mengusulkan model 5 tahap kesedihan. Beliau adalah seorang ilmuwan yang hangat dan penuh empati dalam memahami perasaan orang-orang yang mengalami kehilangan.
Psikolog behavioris yang terkenal lewat pengondisian operan.