Disosiasi Peritraumatik
Peritraumatic Dissociation
Ini adalah fenomena disosiasi yang dialami pada saat trauma terjadi atau segera setelahnya. Rasanya seperti kejadian itu terjadi pada orang lain, atau persepsi waktu berubah.
Details
Disosiasi peritraumatik adalah pengalaman perubahan rasa realitas atau terpisahnya kesadaran selama atau segera setelah peristiwa traumatik terjadi.
Apa itu Disosiasi Peritraumatik?
Mindy akan menjelaskannya bersama-sama. Ketika kita mengalami bahaya ekstrem atau peristiwa yang mengejutkan, pikiran kita mengaktifkan mekanisme perlindungan untuk menghadapi rasa sakit tersebut. Saat itu, rasa realitas bisa berubah, kita bisa merasa terpisah dari tubuh, atau waktu terasa melambat – inilah disosiasi peritraumatik.
Ciri-ciri Utama
Mengapa Ini Terjadi?
Disosiasi peritraumatik adalah respons perlindungan diri dari pikiran. Ketika dihadapkan pada rasa sakit yang tak tertahankan, pikiran memisahkan kesadaran untuk sementara guna meredam guncangan tersebut. Ini adalah respons bertahan hidup yang alami.
Hubungan dengan PTSD
Orang yang mengalami disosiasi peritraumatik yang kuat mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan Gangguan Stres Pasca-Trauma (PTSD) di kemudian hari. Oleh karena itu, jika pengalaman seperti ini terjadi setelah trauma, mendapatkan dukungan profesional sangat membantu.
Kata-kata Hangat dari Mindy
Perasaan 'linglung' atau 'seperti bukan diri sendiri' pada saat trauma adalah tanda bahwa pikiran Anda berusaha melindungi diri. Jangan menyalahkan diri sendiri atas reaksi tersebut. Saat itu, pikiran Anda sedang berusaha sebaik mungkin untuk melindungi Anda.
💡 Contoh Nyata
'Pada saat kecelakaan lalu lintas terjadi, waktu terasa melambat seperti menonton film slow-motion, dan ada perasaan seolah mengamati situasi dari luar tubuh sendiri.'
Related Terms
Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.