Kembali ke glosarium
Memahami pikiran

Hukum Weber

Weber's Law

Hukum Weber menyatakan bahwa untuk merasakan perubahan pada suatu rangsangan, perubahan tersebut harus sebanding dengan besarnya rangsangan awal. Semakin kuat rangsangan awal, semakin besar perubahan yang dibutuhkan agar bisa dirasakan.

Details

Hukum Weber adalah prinsip dasar psikofisika yang menyatakan bahwa jumlah perubahan minimum yang diperlukan untuk mendeteksi perbedaan rangsangan berbanding lurus dengan besarnya rangsangan awal.

Apa itu Hukum Weber?

Mari kita pelajari bersama. Jika kamu menambahkan 1 gram pada benda seberat 100 gram, kamu hampir tidak akan merasakan perbedaannya. Namun jika kamu menambahkan 1 gram pada benda seberat 10 gram, kamu akan jelas merasakan bahwa benda itu menjadi lebih berat. Kemampuan kita mendeteksi perubahan bergantung pada seberapa besar rangsangan awalnya. Inilah yang ditemukan oleh Ernst Heinrich Weber.

Prinsip Utama Hukum Weber

  • Hubungan proporsional: Perbedaan terkecil yang dapat dirasakan (Just Noticeable Difference) berbanding lurus dengan rangsangan awal
  • Rasio Weber: Setiap indera memiliki rasio khasnya sendiri – sekitar 2% untuk berat dan sekitar 8% untuk kecerahan
  • Relativitas indera: Indera kita lebih peka terhadap perubahan relatif daripada besaran absolut
  • Hukum Weber dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Persepsi harga: Jika barang seharga Rp10.000 naik Rp2.000, terasa sangat signifikan. Namun jika barang seharga Rp10.000.000 naik Rp2.000, kita hampir tidak merasakannya
  • Musik: Menaikkan volume satu tingkat saat suara pelan akan terasa sangat berbeda, tetapi menaikkan satu tingkat saat suara sudah keras hampir tidak terasa
  • Suhu: Perubahan dari 20°C ke 22°C terasa jelas, sedangkan perubahan dari 40°C ke 42°C terasa kurang signifikan
  • Kata Hangat dari Mindy

    Hukum Weber juga berlaku dalam dunia emosi. Ketika kita terbiasa dengan situasi yang sulit, kita bisa menjadi kurang peka terhadap kesulitan kecil, tetapi juga kurang responsif terhadap kebahagiaan kecil. Sesekali, cobalah untuk berhenti sejenak, mereset pikiran, dan meluangkan waktu untuk bersyukur atas hal-hal kecil di sekitar kita.

    💡 Contoh Nyata

    Jika kamu menambahkan satu sendok gula ke dalam kopi, perbedaan rasa manisnya akan terasa jelas. Namun jika kopi sudah mengandung tiga sendok gula, menambahkan satu sendok lagi hampir tidak akan terasa bedanya.

    Ad

    Related Terms

    Ingin berbicara lebih tentang "Hukum Weber"?

    Hati siap menjelajahi topik ini bersama Anda dan memberikan saran yang disesuaikan

    Tes psikologi terkait

    Jelajahi tes terkait topik ini untuk memahami diri Anda lebih dalam

    Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.

    Hukum Weber (Weber's Law) | 마음스캔 심리학 용어사전