Menyalahkan Korban
Victim Blaming
Sikap yang membebankan penyebab dan tanggung jawab atas kerugian yang dialami kepada orang yang menjadi korban, sehingga memberikan luka ganda kepada korban.
Details
Menyalahkan korban adalah sikap dan perilaku yang mengalihkan tanggung jawab kepada korban kejahatan, pelecehan, atau kecelakaan, dengan ucapan seperti: 'Kalau kamu tidak berperilaku seperti itu, hal ini tidak akan terjadi.'
Apa itu Menyalahkan Korban?
Mindy akan membahasnya bersama kalian. Menyalahkan korban adalah fenomena di mana tanggung jawab atas tindakan yang merugikan dialihkan bukan kepada pelaku, melainkan kepada korban. Hal ini berkaitan erat dengan 'Hipotesis Dunia yang Adil (Just World Hypothesis)'. Karena orang ingin percaya bahwa dunia itu adil, mereka cenderung berpikir bahwa seseorang yang mengalami hal buruk 'pasti memiliki alasan untuk itu'.
Bentuk-bentuk Menyalahkan Korban
Dampak Menyalahkan Korban
Selain kerugian awal yang dialami, korban juga mengalami kerugian sekunder berupa menyalahkan diri sendiri, rasa malu, dan perasaan terisolasi. Hal ini membuat mereka semakin takut untuk meminta bantuan atau mengungkapkan kebenaran, sehingga pemulihan menjadi lebih sulit.
Kata-kata Hangat dari Mindy
Dalam situasi apa pun, tanggung jawab atas kerugian ada pada pelaku. Jika pikiran 'mungkin itu salahku' terus berputar di benakmu, ketahuilah bahwa itu bukan kebenaran. Kamu berhak untuk merasa aman dan dihormati. Jangan menyalahkan dirimu sendiri, dan carilah bantuan yang kamu butuhkan. Mindy selalu ada di sisimu.
💡 Contoh Nyata
'Ketika seseorang yang melaporkan perundungan di tempat kerja mendapat respons seperti: Kamu tidak terlalu sensitif kan? atau Hal seperti itu harus bisa ditahan.'
Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.