Kembali ke glosarium
Trauma dan stres

Poliviktimisasi

Polyvictimization

Poliviktimisasi mengacu pada pengalaman berbagai jenis kekerasan atau pelecehan, bukan hanya satu jenis saja. Semakin banyak jenis viktimisasi yang tumpang tindih, semakin besar dampak psikologis yang dapat ditimbulkan.

Details

Poliviktimisasi berarti seseorang mengalami berbagai jenis viktimisasi, termasuk pelecehan fisik, pelecehan emosional, pelecehan seksual, penelantaran, dan kekerasan oleh teman sebaya.

Apa itu Poliviktimisasi?

Mindy akan membahasnya bersama kamu. Poliviktimisasi bukan sekadar pengulangan jenis kekerasan yang sama, melainkan kondisi di mana berbagai jenis viktimisasi yang berbeda saling tumpang tindih. Misalnya, mengalami pelecehan fisik di rumah, di-bully di sekolah, dan juga menghadapi cyberbullying secara online.

Karakteristik Utama

  • Viktimisasi kompleks: Mengalami dua jenis atau lebih viktimisasi yang berbeda
  • Berbagai lingkungan: Viktimisasi terjadi di berbagai lingkungan – di rumah, sekolah, dan komunitas
  • Dampak kumulatif: Semakin beragam jenis viktimisasi, semakin berat dampak psikologisnya
  • Kerentanan tinggi: Menjadi korban di satu tempat membuat seseorang lebih mudah menjadi korban di tempat lain
  • Dampak Psikologis

    Orang yang mengalami poliviktimisasi dapat menghadapi kesulitan psikologis yang lebih serius dibandingkan mereka yang hanya mengalami satu jenis viktimisasi:

  • Gangguan stres pascatrauma kompleks
  • Depresi berat dan kecemasan
  • Peningkatan risiko menyakiti diri sendiri atau pikiran bunuh diri
  • Kesulitan dalam regulasi emosi
  • Kesulitan luas dalam hubungan interpersonal
  • Cara Pemulihan

  • Konseling khusus yang menangani berbagai pengalaman viktimisasi secara integratif sangat membantu
  • Memastikan lingkungan yang aman adalah langkah pertama pemulihan
  • Penting untuk mengakui pengalaman diri sendiri dan melepaskan diri dari penyalahan diri
  • Kata-Kata Hangat dari Mindy

    Rasa sakit yang kamu rasakan akibat luka dari begitu banyak tempat yang berbeda sungguh dalam dan berat. Namun meski melewati semua luka itu, kamu yang telah bertahan hingga sejauh ini adalah orang yang luar biasa kuat. Sekarang sudah saatnya kamu merawat luka-luka itu satu per satu di tempat yang aman.

    💡 Contoh Nyata

    Misalnya, ketika seseorang mengalami penelantaran oleh orang tua dan kekerasan fisik oleh saudara kandung di rumah, sementara di sekolah juga mengalami perundungan dari teman sebaya.

    Ad

    Ingin berbicara lebih tentang "Poliviktimisasi"?

    Hati siap menjelajahi topik ini bersama Anda dan memberikan saran yang disesuaikan

    Tes psikologi terkait

    Jelajahi tes terkait topik ini untuk memahami diri Anda lebih dalam

    Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.

    Poliviktimisasi (Polyvictimization) | 마음스캔 심리학 용어사전