Poliviktimisasi
Polyvictimization
Poliviktimisasi mengacu pada pengalaman berbagai jenis kekerasan atau pelecehan, bukan hanya satu jenis saja. Semakin banyak jenis viktimisasi yang tumpang tindih, semakin besar dampak psikologis yang dapat ditimbulkan.
Details
Poliviktimisasi berarti seseorang mengalami berbagai jenis viktimisasi, termasuk pelecehan fisik, pelecehan emosional, pelecehan seksual, penelantaran, dan kekerasan oleh teman sebaya.
Apa itu Poliviktimisasi?
Mindy akan membahasnya bersama kamu. Poliviktimisasi bukan sekadar pengulangan jenis kekerasan yang sama, melainkan kondisi di mana berbagai jenis viktimisasi yang berbeda saling tumpang tindih. Misalnya, mengalami pelecehan fisik di rumah, di-bully di sekolah, dan juga menghadapi cyberbullying secara online.
Karakteristik Utama
Dampak Psikologis
Orang yang mengalami poliviktimisasi dapat menghadapi kesulitan psikologis yang lebih serius dibandingkan mereka yang hanya mengalami satu jenis viktimisasi:
Cara Pemulihan
Kata-Kata Hangat dari Mindy
Rasa sakit yang kamu rasakan akibat luka dari begitu banyak tempat yang berbeda sungguh dalam dan berat. Namun meski melewati semua luka itu, kamu yang telah bertahan hingga sejauh ini adalah orang yang luar biasa kuat. Sekarang sudah saatnya kamu merawat luka-luka itu satu per satu di tempat yang aman.
💡 Contoh Nyata
Misalnya, ketika seseorang mengalami penelantaran oleh orang tua dan kekerasan fisik oleh saudara kandung di rumah, sementara di sekolah juga mengalami perundungan dari teman sebaya.
Related Terms
Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.