Kembali ke glosarium
Hubungan dan komunikasi

Limerensi

Limerence

Limerensi adalah kondisi di mana seseorang merasakan obsesi romantis yang intens dan luar biasa terhadap orang tertentu. Pikiran tentang orang tersebut tidak bisa lepas dari kepala, dan emosi berfluktuasi secara ekstrem tergantung pada respons orang itu.

Details

Apa itu Limerensi?

Limerensi (Limerence) adalah konsep yang diusulkan oleh psikolog Dorothy Tennov pada tahun 1979, yang merujuk pada kondisi obsesi romantis yang intens dan tidak disengaja terhadap seseorang. Ini adalah kondisi emosional yang berbeda dari sekadar rasa suka atau cinta biasa, dan lebih menyerupai kecanduan.

Ciri-ciri Limerensi

Orang yang berada dalam kondisi limerensi mengalami hal-hal berikut:

  • Pikiran yang terus-menerus (pikiran intrusif) tentang orang tersebut sepanjang hari
  • Merasakan kebahagiaan yang luar biasa atas perhatian kecil dari orang itu, dan keputusasaan yang mendalam saat diabaikan
  • Menganalisis secara berlebihan perilaku dan perkataan orang tersebut untuk mencari makna tersembunyi
  • Kecenderungan untuk mengabaikan kekurangan dan mengidealkan orang tersebut
  • Gejala fisik: jantung berdebar, perubahan nafsu makan, kesulitan tidur
  • Perbedaan antara Limerensi dan Cinta

    Limerensi terasa seperti cinta, tetapi ada perbedaan penting:

  • Cinta: menerima orang lain apa adanya dan dengan tulus menginginkan kebahagiaannya
  • Limerensi: berusaha mendapatkan validasi emosional dari orang tersebut, dan perasaan diri sendiri sepenuhnya dikendalikan oleh respons orang itu
  • Limerensi biasanya berlangsung 3 bulan hingga 3 tahun dan sering berkembang menjadi hubungan yang saling menguntungkan atau menghilang secara alami seiring waktu.

    Memahami Limerensi bersama Mindy

    Mindy ingin memberitahu bahwa limerensi bukanlah perasaan yang salah, melainkan pengalaman intens yang diciptakan oleh sistem penghargaan otak kita. Namun, jika kamu benar-benar terbawa oleh perasaan ini, kehidupan sehari-hari bisa menjadi sulit.

    Jika kamu sedang mengalami limerensi, jangan menghakimi perasaan itu, tetapi cobalah untuk mengamatinya. Sekadar menyadari 'Saat ini aku sedang terobsesi dengan orang ini' saja sudah bisa mengurangi intensitas emosi tersebut.

    💡 Contoh Nyata

    Memeriksa media sosial orang itu puluhan kali sehari, ragu-ragu selama lebih dari satu jam apakah akan mengirim pesan atau tidak, dan sengaja pergi ke tempat-tempat di mana mungkin bisa bertemu secara kebetulan – itulah gambaran kondisi limerensi.

    Ad

    Ingin berbicara lebih tentang "Limerensi"?

    Hati siap menjelajahi topik ini bersama Anda dan memberikan saran yang disesuaikan

    Tes psikologi terkait

    Jelajahi tes terkait topik ini untuk memahami diri Anda lebih dalam

    Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.