Kembali ke glosarium
Psikologi digital

Doom Scrolling

Doom Scrolling

Kebiasaan kompulsif terus-menerus menggulir berita negatif dan konten yang menyedihkan di internet, meskipun membuat perasaan semakin buruk.

Details

Apa itu Doom Scrolling?

Doom scrolling adalah kecenderungan untuk secara kompulsif mengonsumsi berita negatif dalam jumlah besar di media sosial dan internet, bahkan ketika konten tersebut menyebabkan kecemasan atau kesedihan. Istilah ini mendapat perhatian luas saat pandemi COVID-19.

Mengapa Tidak Bisa Berhenti?

Otak manusia memiliki bias negatif — kecenderungan evolusioner untuk lebih memperhatikan ancaman daripada informasi positif. Di era digital, naluri ini bisa menjadi bumerang.

Cara Keluar dari Kebiasaan Ini

Tetapkan 'jendela berita' 15-20 menit per hari. Matikan notifikasi push. Ketika menyadari diri sedang dalam siklus ini, letakkan ponsel dan tarik napas dalam-dalam tiga kali.

Hati berkata: "Kepedulianmu terhadap dunia mencerminkan hati yang baik. Tapi kamu tidak perlu menyerap setiap berita buruk. Perlakukan dirimu dengan lembut, ya."

💡 Contoh Nyata

Dia membuka aplikasi berita 'sebentar saja' sebelum tidur, dan satu jam kemudian masih menggulir berita negatif, terlalu cemas untuk bisa tidur.

Ad

Ingin berbicara lebih tentang "Doom Scrolling"?

Hati siap menjelajahi topik ini bersama Anda dan memberikan saran yang disesuaikan

Tes psikologi terkait

Jelajahi tes terkait topik ini untuk memahami diri Anda lebih dalam

Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.

Doom Scrolling (Doom Scrolling) | 마음스캔 심리학 용어사전