Kembali ke glosarium
Psikologi gelap

Adu Domba dan Kuasai

Divide and Conquer

Strategi manipulasi yang menciptakan konflik dan ketidakpercayaan di antara orang-orang untuk memecah belah mereka, lalu memanfaatkan kekacauan tersebut untuk memperkuat pengaruh dan kendali diri sendiri.

Details

Adu domba dan kuasai adalah strategi manipulasi yang membuat anggota-anggota dalam suatu kelompok saling berseteru satu sama lain demi mempertahankan atau memperkuat kekuasaan diri sendiri.

Apa itu 'Adu Domba dan Kuasai'?

Istilah ini awalnya berasal dari strategi politik dan militer, namun juga sering digunakan sebagai teknik manipulasi dalam hubungan antarpribadi. Sang manipulator dengan sengaja memicu konflik dan menanamkan ketidakpercayaan di antara orang-orang di sekitarnya untuk mencegah mereka bersatu. Akibatnya, orang-orang di sekitarnya menghabiskan energi mereka untuk saling bertengkar, alih-alih melawan sang manipulator.

Metode yang Digunakan

  • Adu domba: Menyampaikan keburukan seseorang kepada orang lain untuk memancing konflik
  • Pemblokiran informasi: Menghalangi komunikasi langsung antar orang dan membuat semua informasi hanya mengalir melalui dirinya sendiri
  • Pembentukan kubu: Menciptakan faksi-faksi di dalam kelompok dan membuat mereka saling bersaing
  • Perlakuan diskriminatif: Memberikan keistimewaan hanya kepada orang tertentu untuk memancing kecemburuan orang lain
  • Dampak pada Hubungan

    Ketika terpapar strategi ini, hubungan dengan orang-orang di sekitar menjadi rusak, dan perasaan terisolasi serta cemas semakin besar. Dalam kebingungan tidak tahu harus mempercayai siapa, bisa terjadi lingkaran setan yang pada akhirnya membuat seseorang bergantung pada sang manipulator.

    Pesan Hangat dari Mindy

    Jika di sekitarmu sering terjadi konflik yang tidak biasa dan ketidakpercayaan mulai tumbuh di antara orang-orang dengan seseorang tertentu sebagai pusatnya, ambillah selangkah mundur dan lihatlah gambaran keseluruhannya. Penting untuk menyelesaikan kesalahpahaman melalui percakapan langsung dan mempercayai penilaianmu sendiri, daripada mempercayai perkataan seseorang secara sepihak.

    💡 Contoh Nyata

    Manajer tim mengatakan keburukan B kepada anggota A, dan mengatakan keburukan A kepada anggota B, sehingga keduanya saling tidak percaya satu sama lain, dan pada akhirnya hanya bergantung kepada sang manajer saja.

    Ad

    Ingin berbicara lebih tentang "Adu Domba dan Kuasai"?

    Hati siap menjelajahi topik ini bersama Anda dan memberikan saran yang disesuaikan

    Tes psikologi terkait

    Jelajahi tes terkait topik ini untuk memahami diri Anda lebih dalam

    Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.

    Adu Domba dan Kuasai (Divide and Conquer) | 마음스캔 심리학 용어사전