Kembali ke glosarium
Psikologi budaya dan keberagaman

Diskriminasi Usia (Ageism)

Ageism

Diskriminasi usia adalah prasangka atau perlakuan diskriminatif terhadap seseorang berdasarkan usianya, paling sering dialami oleh orang tua, namun juga berdampak pada orang muda.

Details

Apa Itu Diskriminasi Usia?

Diskriminasi usia mengacu pada stereotip, prasangka, dan perilaku diskriminatif yang diarahkan kepada individu atau kelompok semata-mata karena usia mereka.

Jenis Diskriminasi Usia

Terhadap orang tua: Menganggap lansia tidak mampu mempelajari keterampilan baru atau berkontribusi secara bermakna.

Terhadap orang muda: Menganggap orang muda tidak matang atau tidak dapat dipercaya tanpa mempertimbangkan kemampuan nyata mereka.

Diskriminasi institusional: Kerugian berbasis usia dalam perekrutan, promosi, atau akses layanan kesehatan.

Diskriminasi yang diinternalisasi: Ketika seseorang menyerap keyakinan negatif tentang kelompok usianya sendiri dan mulai membatasi diri.

Dampak Psikologis

Mengalami diskriminasi usia dikaitkan dengan rendahnya harga diri, peningkatan depresi, dan isolasi sosial. Diskriminasi usia yang diinternalisasi dapat membuat seseorang menetapkan ekspektasi yang sangat rendah terhadap dirinya sendiri.

Kata Hangat dari Mindy

Di usia berapa pun, belajar, berkembang, dan menjalani hidup yang bermakna adalah hal yang mungkin. Usia hanyalah angka — ia tidak menentukan nilai atau potensimu.

💡 Contoh Nyata

Seorang pelamar berusia 50 tahun yang sangat kompeten ditanya dalam wawancara, 'Bisakah Anda benar-benar mempelajari teknologi baru di usia ini?' — contoh nyata prasangka berdasarkan usia.

Ad

Ingin berbicara lebih tentang "Diskriminasi Usia (Ageism)"?

Hati siap menjelajahi topik ini bersama Anda dan memberikan saran yang disesuaikan

Tes psikologi terkait

Jelajahi tes terkait topik ini untuk memahami diri Anda lebih dalam

Konten ini untuk tujuan pendidikan dan tidak menggantikan diagnosis medis profesional.

Diskriminasi Usia (Ageism) (Ageism) | 마음스캔 심리학 용어사전